Sunday, February 24, 2013

Dari tadi siang sampai malam ini, anginnya kenceng banget.

Nggak, gaada apa apa. Just saying. Seriusan kenceng pisan. Denger dari dalem rumah aja agak serem..

Monday, February 18, 2013

Beda. Antara susah yang ;

'ini pernah tahu bentuk soal yang ini, mirip sama yang dulu tapi digimanain apanya yang harus dicari biar dapet ini terus bisa ngitung itu rraaargh'

Dan

'........ini apaan.'

Untuk bentuk yang kedua, entah harus bereaksi seperti apa. Sedih, miris, hahaha. Bahkan apa yang harus dikerjain pun nggak tahu.

Beda sih tapi dengan,

'ini ada di buku ini halaman ini bagian ini tapi appaaa kenapa gak dibacaaaa....'

Haha. Itu sih udah jelas ya salah siapa.

Thursday, February 14, 2013

Setiap benda memancarkan gelombang elektromagnetiknya di semua panjang gelombang. Tapi pasti ada salah satu panjang gelombang dominan. Untuk manusia, mereka ada di sekitar 4500-5500 angstrom. Gelombang visual. Makanya bisa terlihat.

Tapi ya manusia cuma bisa melihat yang di panjang gelombang itu aja. Dengan kata lain, inframerah, UV, sinar X, itu nggak tertangkap di mata kita.

Kita semua kenal istilah makhluk ghaib. Mereka ada, tapi kita nggak bisa lihat. Cukup meyakini aja. Karena memang, akal kita nggak sampai situ. Ilmu kita nggak diberikan untuk bisa menjangkau dunia yang itu.

Kata orang, menurut sains, mereka nggak bisa terlihat karena gelombang elektromagnetiknya beda. Mereka ada di daerah inframerah -dan tentu kita nggak bisa lihat. Panjang gelombangnya 4500 angstrom. Dan bagi mereka untuk menampakkan diri, harus memakai energi yang sangat besar. Buat 'naik tingkat' ke gelombang visual. Dengan kata lain, mereka yang menampakkan diri berarti energinya udah habis. Gabisa ngapa ngapain. Makanya, gausah takut.

Katanya. Well, mungkin itu yang bisa dicapai dengan otak manusia. Tapi jangan lupa tetap berlindung kepada-Nya. Cuma Dia yang bisa melindungi kita, bagaimanapun teorinya.

Sekarang, coba tanya.

Yah, sepahit pahitnya keadaan. Seenggaknya energi kamu nggak akan habis cuma untuk 'menampakkan diri'. Haha. Analogi yang aneh memang. Tapi mungkin memang sedang berada di luar lingkaran. Dan, transparan. Terus apa? Nggak akan diem aja, kan? Haha. Perlahan terkikis dengan semua 'sendiri', 'beda', 'diam', dan 'ketidakmampuan'. Tapi, ya, mau nulis seribu words disini pun nggak akan berubah kalau kamu nggak memulai untuk bergerak.

Entahlah.

3 jam lagi ulangan matematika. Daritadi cuma berkutat di model soal yang itu itu lagi. Yang lain ditinggal. Nggak ngerti. Hah. Salah emang kalo ngikutin mood. Gak boleh. Wassalam.

Tuesday, February 12, 2013

Cuma butuh satu pemantik kecil, katanya. Seperti keruntuhan gravitasi yang merupakan pemantik bagi bintang maharaksasa merah untuk menukar komposisi intinya.

Padahal sudah pernah janji ke diri sendiri buat nggak akan. Entah. Cuma karena satu hal kecil ; lalu semuanya tiba tiba tumpah. Nggak ngerti. Kenapa? Terkadang hati memang susah dimengerti, sekalipun oleh pikiran sendiri. Selalu menumpuk -sampai bahkan nggak tahu lagi isi tumpukannya. Semuanya ada di situ. Hampir berdebu.

Yah, apapun itu. Lelah mungkin. Menjadi apa yang kamu pikir kamu harus jadi. Bukan apa yang kamu 'mau' jadi. Bahkan berhasil pun belum, bukan? Menjadi apa yang 'harus' kamu jadi itu. Entah. Belum nemu jati diri di sana. Atau cuma masalah waktu? Sepertinya nggak. Waktu sudah terlalu lama berjalan untuk disalahkan (lagi).

Terkadang yang jadi hasil itu bukan apa yang ada di akhir. Tapi akumulasi apa yang didapat ketika proses. Bagaimanapun, proses nggak bisa dipandang sebelah mata. Tanpa proses, ya kamu nggak bisa jadi. Kalau kamu nggak jalani, ya nggak akan berhasil. Ini bukan dunia PeterPan dan Wendy. Kerja keras dan doa ambil bagian cukup banyak di sini.

Tapi keadaan bisa berubah, kan? Mungkin cuma butuh sedikit lagi kesabaran. Dan percaya pada Dia yang Maha-pembolak-balik-takdir.
posted from Bloggeroid

Saturday, February 9, 2013

"sampai kapan kamu harus membohongi diri sendiri?"

posted from Bloggeroid

Thursday, February 7, 2013


jam 2.30 pagi.

(apakah suatu keharusan ngasih jam di awal post) haha

ulangan fisikanya kelar. hah. haaah. gak mau ngebahas. entahlah. memang susah, ya. memang susah. semua orang bilang gitu. kapan sih fisika nggak susah. seenggaknya (Insya Allah) sudah memberikan yang terbaik. bahkan mengarang bebas pun harus dipikir dulu dong wkwk. 

tadi malem mati lampu. jam setengah 9 udah tidur. bangun jam setengah satu dengan belum melakukan apapun. haha. padahal to do list di hp udah terjejer rapi. lumayan banyak yang mestinya dikerjakan malam ini.

lagi lagi membahas to do list. kayaknya cuma berputar putar di sekitar rentetan tulisan dengan gambar kotak kosong di kirinya itu. tapi.. memang penting sih. mengakui. nggak bikin to do list itu serasa bebas, nganggur, bisa ngelakuin apa aja. padahal nggak. to do list itu pengingat, pengikat. ngingetin kalo sebenernya memang banyak yang harus dilakukan. dan, yah, terkadang memang menyenangkan melakukan hal-hal secara rapi dan teratur, sesuai dengan yang ada di list itu.

sedang berhutang banyak hal. mencoba memenuhi semuanya, kok. bismillah semoga bisa adil dan seimbang untuk hal yang satu ini.

merasa sedang lari.

lari untuk apa? mengejar? atau...... kabur? entahlah. lagi menemukan passion yang sudah lama hilang. dan.. memang lagi merasa butuh ambil napas segar sebentar. memang selama ini bernapas di dalam sana? 

tentang menemukan zona nyaman. kalau keluar pun, memang selama ini masuk? terkadang mempertanyakan apakah sebenarnya diri ini benar-benar ada di sana. atau hanya berdiri, transparan, nggak kelihatan. bertopeng. yah, mungkin ini situasional. sebenernya mungkin nggak gini. keadaan saat ini aja yang memicu untuk berpikiran kayak gitu. berharap yang ini cuma sekedar overthinking --lagi. 

terkadang ketika merasa ada sesuatu yang salah. tentang seseorang, atau sesuatu. mungkin lebih baik berkaca sebelum berbicara. mungkin ternyata kesalahan bukan ada di sana, tapi di kamu sendiri. berpikir sebelum bertindak, kan?

atau, yah. cukup untuk konsumsi diri sendiri. kadang sulit menemukan batasan apa yang bisa diceritakan apa yang lebih baik disimpan. iya, ini sakali. tapi mungkin lebih cenderung ke daripada-ambil-resiko, sampai saat ini. haha.

halo. ya, ini transparan
sebesar apapun, namanya transparan ya nggak kelihatan. haha. hai, yang sudah repot-repot ngeblock. terimakasih. di antara orang-orang lain yang hanya lalu lalang.


Monday, February 4, 2013

Selamat Tidur,

Yak. Sekali ini lagi nulis pake bloggeroid.

Jam di pojok kanan atas nunjukin 01.31. AM. Udah pagi. Masih pagi, sih, sebenernya. Jam segini biasanya masih tenang. Jam segini selesai kegiatan, semua aman.

Padahal laptop terlipat rapi di sebelah kiri. Entah.. merasa cape banget malem ini. Bahkan untuk sekedar browsing pun asa capek. Yah, hari ini memang ada kegiatan sih. Tadi siang bareng anjel, pus, iska, denisa, sama adhit ke kampung budaya. Lumayan, ngeliat situs, main egrang (asdfghjkl ini asli susah banget gak kayak kelihatannya -_- penasaran.. baru bisa maju 4 langkah.......mau bawa pulang), numbuk padi, nandur, dst dst. Pegel pegel. Tapi seru. Itung itung liburan. Kapan lagi?

Hm.. tapi mungkin yang bikin capek saat ini bukan yang itu.

Tapi buku buku yang berserakan di ujung kiri kasur sana. Yang menemani dari 5 jam yang lalu.

Entahlah, mau liburan seminggu pun, kalo masuknya langsung ulangan Fisika, liburannya gak kerasa. Asli. Gak tenang. Tuntutan belajar selalu ada, apalagi mengingat sangat amat kopong fisika. Segambreng itu to do list di buku, terabaikan cuma gara gara mata pelajaran yang ini.

Ah, mungkin itu satu lagi yang bikin capek. Liat to do list. Sehalaman penuh belum ada yang bisa dicentang. Capek gak sih ngeliatnya. Mau cepet cepet selesai. Beres.

Yah...entahlah. ini rambling sebelum tidur. Semoga hasil mikir tadi gak gampang nguap. Dan sepertinya memang harus mengistirahatkan badan. Kasian. Nuntut kali ya. Tadi siang bener bener full beraktivitas di luar, keringetan, malemnya otaknya yang ngebul. Bismillah tidurnya nyenyak, gak mimpi bangun-tapi-sebenernya- masih-tidur lagi.
posted from Bloggeroid