Sunday, August 21, 2016

Kotak

Untuk kotak oranye yang selalu bertengger di box sosial ini. Yang tak pernah disentuh.

Dan untuk tempat kedua yang berhasil menenangkan. Menjawab pertanyaan.

Akhirnya kosong di depan sini.

Memang perlu, ternyata?
Bukan kotak ajaib pusat segala pikiran.
Bukan sederet kotak-kotak yang memanggil menunggu diselesaikan.
Dan bukan juga yang selalu bisa merespon segala perlakuan.

Cukup cokelat; kayu. Dan sarung tangan.

Dan helaan napas.
Dan diam.

Selamat beristirahat.

Minggu, 14.46 sore.
Dari yang sebentar lagi akan kembali ke dunia nyata.

Thursday, August 11, 2016

Ib; fanart

wahaha borong post borong.

daripada numpuk di kepala.

berawal dari nemu video gameplay Ib di youtube. penasaran. dulu udah pernah punya, inget agni sempat ngerekomendasiin. udah nginstall juga kalau gasalah. tapi tidak tertarik....hm. lebih seru Nancy Drew kayaknya.

jadi ini adalah game teka-teki. puzzle. campur horror. walaupun grafiknya 2D tapi ternyata review orang-orang game ini menyenangkan. jadi akhirnya kemarin coba download lagi.

tapi tidak compatible:(

sangat sedih. cari di google solusinya juga belum nemu. di troubleshoot tetap gabisa. entah harus nunggu software update (?) apa gimana.

dan berakhir dengan cari-cari fanart Ib. bagus bagus *________* yak terus biasalah keinginan menggambar tiba-tiba muncul. karena kebetulan habis pegang pentab juga. ladenin saja.

jadilah ini


Garry & Ib
4 hours
Paint Tool SAI | Genius Pentab

mereka stranger kok. baru ketemu di dalam lukisan. Garry 18 tahun dan Ib 9 tahun; jadi kurang lebih seperti ayah dan anak.

tapi ya gitu. terakhir kali gambar puguh itu Big Hero 6 dan ternyata Februari 2015. dang. sangat lama bung. lupa style shading. lupa color pallete. lupa tools-tools di SAI. akhirnya main pakai saja....

berharap bisa nemuin cara biar bisa main Ib di sini sebelum liburan berakhir.


Negeri Sakura #12: 家族

家族. Kazoku. family. salah satu kosakata yang tahu karena band pelantun OST Naruto ada yang namanya Home Made Kazoku, haha.

kalau dipikir-pikir, my family have grown so big. setelah punya tiga kakak dan tiga adik, sekarang ditambah dengan beberapa ponakan. di Hiroshima menjalankan tugas sebagai tante yang kerjaannya gendongin dan ajak main Reihana atau yang makanannya diambil mulu sama Yumi. Pengen banget ketemu Reihana karena bahkan dia udah 10 bulan ada di dunia ini tapi kita belum pernah ketemu. ternyata tetap lucu dan kecil walaupun di foto terlihat besar. punya dua gigi bawah yang selalu terlihat kalau lagi bilang "baaaa...", rasanya pen diunyel :"

kemudian ada teteh Yumi. yang alhamdulillah katanya tahun ini ngomong bahasa Indonesianya keluar banget. kalo gasalah terakhir main ke sini, Yumi masih selalu pakai kosakata yang tidak dimengerti orang rumah, haha. udah bisa nanya dan ditanya "Kenapa?" suatu perbedaan signifikan yang menunjukkan kemampuan berpikirnya sudah jauh berkembang daripada terakhir ketemu. walaupun alasannya suka aneh-aneh.

hari kedua tinggal di Hiroshima, rumah diinvasi sama bocah-bocah teman mainnya Yumi. mereka anak keluarga Indonesia yang juga tinggal di apato yang sama. main rumah-rumahan pakai semacam puzzle tapi lebih canggih. permainannya cerdas. dan senang melihatnya ketika bahkan di negara semaju Jepang, anak-anaknya tetap engga dicekoki dengan berbagai macam gadget canggih. di sini sering banget nemu anak-anak SD pulang sekolah sendirian (atau gerombolan), jalan di trotoar. katanya sistem sekolah di sini dipilihkan oleh pemerintah yang lokasinya dekat dengan rumah sehingga anak-anak bisa mandiri dan tidak perlu diantar. sugoi!

akhirnya ikutan main.

sehat terus teteh Yumi dan dedeana!

hari-hari terakhir di Hiroshima dihabiskan bareng Mba Nur. dari mulai ngomongin Harvest Moon (yang punya saya masih juga FoMT sementara beliau sudah sangat pro Harvest Moon yang terbaru), sampai bikin trip plan sedetail-detailnya. 

momen langka punya quality time sama mba calon-doktor-computer-engineering ini; setelah bertahun-tahun hidup di negara berbeda. ingatan yang tersisa tentang beliau sebelum pergi 7 tahun lalu; yang baik tapi sekalinya tegas bisa lebih serem dari kakak kedua, haha. kemana aja baru akhir-akhir ini kepo kuliahnya gimana (bahkan detail jurusan apa pun baru ngeh..), dulu beasiswanya gimana, hidup pertama kali sendirian di Jepang gimana. lucu gimana masih nemuin sifat turunan 'injury time', ternyata masih sering main game juga, lingkungannya masih smansa juga.

terimakasih banyak buat jadi kakak, tempat bersinggah, teman diskusi, dan travel-partner yang sangat baik dan menyenangkan:) sukses terus Mba Nur, ditunggu kepulangan (dan bayi-bayinya xD eh tapi Yumi udah bukan bayi) dan cerita-cerita kesuksesannya tahun depan!



Negeri Sakura #11: The Journey

Assalamualaikum.

judulnya lebay juga, hahah. akan cerita sedikit mengenai perjalanan sekaligus penutup dari kedatangan ke negeri sakura ini selama 4 hari terakhir.

flight pulang itu tanggal 31 Agustus dari Haneda Airport, Tokyo. sementara beberapa hari ke belakang dihabiskan di Higashihiroshima, kota kecil di Hiroshima, daerah Jepang Selatan (?). perjalanan ke Tokyo kalau naik Shinkansen memang cepat, tapi menguras dompetnya juga express, 20.000 JPY.... jadi memutuskan untuk membeli 18 Kippu, promo JR (perusahaan transportasi pemerintah Jepang) yang memungkinkan bebas naik kereta JR apa saja selama 5 hari dengan hanya sekitar 11.000 JPY. akhirnya katakanlah kami 'ngeteng' kereta, ganti satu jalur ke jalur yang lain seharian untuk sampai Tokyo.

rombongan beranggota saya, Mba Nur, dan Reihana :3

setelah diskusi cukup panjang, mantengin google map engga berhenti-berhenti, cari info tempat sana-sini, telpon sana-sini, bikin jadwal perjalanan detail sampe ke menit-menit perjalanan keretanya, bismillah akhirnya berangkat jam 6 pagi dari Higashihiroshima.

rencana perjalanan berubah memang dari tujuan awalnya. siang jam 1 an berhenti di Osaka dan mampir ke Universal Studio Japan. agak gambling karena baru sampai siang, jam 7 malam sudah harus pergi lagi untuk kejar kereta, sedang summer holiday yang mana semua orang keluar buat liburan.. sementara di setiap review yang dibaca, disarankan untuk sampai USJ bahkan sejam sebelum buka.

antrian yang terlihat di aplikasi antrian USJ (bahkan ngecek lama antrian pun ada aplikasi androidnya....) menunjukkan semuanya kisaran 1-3 jam. tapi alhamdulillah akhirnya berhasil produktif mengunjungi beberapa wahana seru yang direkomendasikan disitu. berbekal antrian single dan fitur child switch, kita ganti-gantian jaga bayi dan naik wahana. that moment ketika merasa produktif ketika di amusement park, haha.


ride pertama sukses!


Diagon Alley; The Wizarding World of Harry Potter


see you when I see you!

malam kamis ini cukup action karena ternyata kami ketinggalan kereta. yang mana kalau ketinggalan yang ini, berujung pada engga bisa naik-naik kereta setelahnya. akhirnya ambil rute 'mengejar ketinggalan' yang seperti ini;

ambil rute memutar bung

sekarang bisa cerita, tapi pas hari H itu stress uga. mau bantu bingung bahasanya. beli tiket di mesin tulisannya kanji. pen jungkir balik. momen-momen pergantian kereta yang hanya punya waktu 7-8 menit. segala salah naik kereta. tapi alhamdulillah we made it. engga jadi tidur di stasiun. akhirnya sampai besoknya jam 5 pagi di Tokyo dengan selamat.

trip di Tokyo ini disponsori oleh teh dila dan mba dhilla. kami tinggal di tempat mba dhilla, smansa angkatan 2008 (jauh-jauh ketemunya anak smansa lagi kan :") yang baik banget mau diberisikin setiap malam dan pagi. kemudian ada juga teh dila (klik aja kalo mau lihat blognya huehe) smansa angkatan 2011 yang mau nemenin jalan sana sini. emang dasarnya tetehnya ini suka jalan-jalan si tapi haha entah sudah jadi guide tour berapa orang di Tokyo hampir setahun di sini. seru juga jadi ada teman baru untuk foto-foto dan komentar engga jelas sana sini.


kapan lagi bolang pakai baju lapang sama anak TIN (samaan pula warnanya)

sehat terus mba dhilla, dan ditunggu kepulangannya di Bogor teh dila!

hari Jumat dihabiskan dengan kunjungan kampus (ketemu amar si Legenda NF di Tokodai (Tokyo University of Technology)), kuliner halal (eskrim maccha enak sekaliii), shalat di mesjid As-Salam, ketemu teman sejemputan SD (sama sekali ga pernah ketemu dan sekalinya ketemu di negara orang haha sukses studinya san!) lihatin teh dila sholat di Ueno Park, dan naik ke Tokyo Tower. ohyah sempat ke tempat nyebrang sibuk di Shibuya juga. agenda ke Shibuya adalah untuk lihat Hachiko dan nyebrang di perempatan sibuk, wkwk. padahal udah jam 10 malam tapi masih sibuk. memang sangat sibuk ya.


shalat Jumat di masjid As-Salaam


hola fellas down there!

keesokan harinya adalah hari bawa koper sedunia. kesalahan perkiraan waktu pengiriman barang dari Family Mart terdekat ke Haneda mengakibatkan koper 20 kg ini ikutan menyertai naik Den-entoshi Line, keliling Shibuya Station, naik Ginza Line, turun di Okachimachi, dan makan ramen rekomendasi semua orang, Ayam-Ya. haha. dan entah mengapa engga semua stasiun punya elevator/eskalator. habis makan ramen keknya energi langsung habis buat bawa koper ini ke Tokyo Station. tapi alhamdulillah nemu satu service pengiriman barang yang masih buka jam 4 sore sehingga sore itu koper dikirim selamat sampai Haneda Airport.

momen paling melegakan dan mengharukan hari itu. (literally) 20 kg lepas dari tangan! :") tidak direkomendasikan pokoknya ya bawa-bawa koper keliling Tokyo. kalau mau cari koin locker, jangan hari sabtu, jangan jam 11 siang dan jangan di Shibuya Station. terimakasih.

hari itu juga meet up sama Aussie, teh Anjari dan Amar di ramen Ayam-Ya. lucu euy jauh-jauh ke sini reuninya sama orang-orang ini lagi (besok juga ketemu lagi di smansa haha ya ga sie :p). Amar yang masih TPB tapi sudah sebut-sebut ETH Zurich kelihatan menarik, dan Aussie yang walaupun sudah kece di Farmasi ITB masih juga ngomongin sabun lucu, haha.

sukses terus buat kita semua! Aussie dengan explore Tokyonya dan Amar dengan finalnya minggu ini hahah semoga kita bisa meetup di negara lain lagi :))


holaw

hari Sabtu berakhir dengan bolang ke Yokohama dan naik ferris wheel cantik. sudah lama penasaran naik beginian. ternyata 15 menit mengendarai ferris wheel lama juga ya. check!


Yokohama Cosmoworld

hari Minggu itu hari kepulangan. sudah berencana untuk wisata keilmuan #ea di Tsukuba. Mba Nur bertemu dengan temannya yang mereka kenalan di facebook sesama suka main Harvest Moon. lucu juga.. ada teh dila juga (kita mau ke planetarium harus ikut lah teh xD) otw jam 10 pagi ke Tsukuba.

alhamdulillah mengunjungi Planetarium dan JAXA di Jepang tercapai:)


Planetariumnya disini


museum JAXA

dan akhirnya 31 Juli 2016 jam 23.05 resmi mengangkat kaki dari Negeri Sakura ini.

walaupun engga seluruh rencana perjalanan dapat tercapai, tapi ada juga satu dua agenda yang nyelip tiba-tiba (kebetulan lewat di stasiunnya dan berhenti dulu, ketemu orang dst). tapi manusia memang hanya bisa merencanakan kan? pada akhirnya semua kembali kepada Yang Mengatur. kelewat disini, menginjakkan kaki di situ.

ketika koyo pun tidak mempan untuk menyembuhkan kekakuan kaki setelah perjalanan ini. pake salonpas kaya engga ada rasanya. bebel duluan kakinya.

kalo kata teh dila, "Jangan copot dulu kakinya mae, masih di Jepang nih!"