Thursday, August 11, 2016

Negeri Sakura #12: 家族

家族. Kazoku. family. salah satu kosakata yang tahu karena band pelantun OST Naruto ada yang namanya Home Made Kazoku, haha.

kalau dipikir-pikir, my family have grown so big. setelah punya tiga kakak dan tiga adik, sekarang ditambah dengan beberapa ponakan. di Hiroshima menjalankan tugas sebagai tante yang kerjaannya gendongin dan ajak main Reihana atau yang makanannya diambil mulu sama Yumi. Pengen banget ketemu Reihana karena bahkan dia udah 10 bulan ada di dunia ini tapi kita belum pernah ketemu. ternyata tetap lucu dan kecil walaupun di foto terlihat besar. punya dua gigi bawah yang selalu terlihat kalau lagi bilang "baaaa...", rasanya pen diunyel :"

kemudian ada teteh Yumi. yang alhamdulillah katanya tahun ini ngomong bahasa Indonesianya keluar banget. kalo gasalah terakhir main ke sini, Yumi masih selalu pakai kosakata yang tidak dimengerti orang rumah, haha. udah bisa nanya dan ditanya "Kenapa?" suatu perbedaan signifikan yang menunjukkan kemampuan berpikirnya sudah jauh berkembang daripada terakhir ketemu. walaupun alasannya suka aneh-aneh.

hari kedua tinggal di Hiroshima, rumah diinvasi sama bocah-bocah teman mainnya Yumi. mereka anak keluarga Indonesia yang juga tinggal di apato yang sama. main rumah-rumahan pakai semacam puzzle tapi lebih canggih. permainannya cerdas. dan senang melihatnya ketika bahkan di negara semaju Jepang, anak-anaknya tetap engga dicekoki dengan berbagai macam gadget canggih. di sini sering banget nemu anak-anak SD pulang sekolah sendirian (atau gerombolan), jalan di trotoar. katanya sistem sekolah di sini dipilihkan oleh pemerintah yang lokasinya dekat dengan rumah sehingga anak-anak bisa mandiri dan tidak perlu diantar. sugoi!

akhirnya ikutan main.

sehat terus teteh Yumi dan dedeana!

hari-hari terakhir di Hiroshima dihabiskan bareng Mba Nur. dari mulai ngomongin Harvest Moon (yang punya saya masih juga FoMT sementara beliau sudah sangat pro Harvest Moon yang terbaru), sampai bikin trip plan sedetail-detailnya. 

momen langka punya quality time sama mba calon-doktor-computer-engineering ini; setelah bertahun-tahun hidup di negara berbeda. ingatan yang tersisa tentang beliau sebelum pergi 7 tahun lalu; yang baik tapi sekalinya tegas bisa lebih serem dari kakak kedua, haha. kemana aja baru akhir-akhir ini kepo kuliahnya gimana (bahkan detail jurusan apa pun baru ngeh..), dulu beasiswanya gimana, hidup pertama kali sendirian di Jepang gimana. lucu gimana masih nemuin sifat turunan 'injury time', ternyata masih sering main game juga, lingkungannya masih smansa juga.

terimakasih banyak buat jadi kakak, tempat bersinggah, teman diskusi, dan travel-partner yang sangat baik dan menyenangkan:) sukses terus Mba Nur, ditunggu kepulangan (dan bayi-bayinya xD eh tapi Yumi udah bukan bayi) dan cerita-cerita kesuksesannya tahun depan!